Catatan Redaksi 15 Oktober 2026: Artikel ini telah diverifikasi dan ditulis ulang. Versi sebelumnya diterbitkan tanpa sumber terverifikasi.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Balai Besar TNBTS menutup total kawasan wisata Gunung Bromo dari seluruh aktivitas kunjungan mulai Sabtu, 12 September 2026. Seperti dikutip dari Penjuru (diakses 15 Oktober 2026), penutupan tertuang dalam pengumuman BB TNBTS Nomor PG.23/T.8/TU/HMS.01.07/B/09/2026 dan diberlakukan karena api meluas, vegetasi kering akibat musim kemarau, serta angin kencang yang dikhawatirkan mempercepat penyebaran api.
Kawasan wisata kembali dibuka mulai Sabtu, 19 September 2026, pukul 00.01 WIB. Seperti dikutip dari TangselXpress (diakses 15 Oktober 2026), pembukaan dilakukan melalui empat pintu masuk, yakni Probolinggo, Pasuruan, Malang, dan Lumajang. Wisatawan kembali dapat menikmati panorama matahari terbit, Pasir Berbisik, dan Kawah Bromo.
Pengunjung diminta tetap waspada karena jejak kebakaran masih terlihat di sejumlah titik dan vegetasi kering masih rawan terbakar. Seperti dikutip dari TangselXpress, aparat mengimbau wisatawan dan masyarakat untuk tidak menyalakan api dan tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta mematuhi seluruh ketentuan petugas selama berada di kawasan TNBTS.
Sumber
- TangselXpress, “Bromo Dibuka Lagi Mulai Sabtu 19 September, Ada Peringatan Penting untuk Wisatawan” — https://tangselxpress.com/2026/09/19/bromo-dibuka-lagi-mulai-sabtu-19-september-ada-peringatan-penting-untuk-wisatawan/ (diakses 15 Oktober 2026)
- Penjuru, “Kawasan Wisata Gunung Bromo Ditutup Total Mulai 12 September 2026” — https://www.penjuru.id/kawasan-wisata-gunung-bromo-ditutup-total-mulai-12-september-2026/ (diakses 15 Oktober 2026)



Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!