Catatan Redaksi 15 Oktober 2026: Artikel ini telah diverifikasi dan ditulis ulang. Versi sebelumnya diterbitkan tanpa sumber terverifikasi.
PT Transjakarta menonaktifkan sementara lift dan eskalator di seluruh halte sebagai langkah mitigasi keselamatan menyusul sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di wilayah Jabodetabek. Seperti dikutip dari iNews (diakses 15 Oktober 2026), informasi tersebut disampaikan Transjakarta melalui Instagram resmi, dikutip pada Senin, 7 September 2026.
Penonaktifan dilakukan untuk mencegah kerusakan pada sistem mekanikal serta sensor elektronik akibat paparan abu vulkanik. Seperti dikutip dari viv.co.id (diakses 15 Oktober 2026), reaktivasi akan dijalankan secara bertahap setelah pembersihan menyeluruh selesai dan uji kelayakan teknis menyatakan aman.
Petugas disiagakan di area tangga untuk mendampingi pelanggan berkebutuhan khusus serta kelompok prioritas. Layanan bus Transjakarta tetap beroperasi normal, dan pelanggan diimbau menggunakan masker serta berhati-hati selama beraktivitas.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani menegaskan bahwa pemulihan operasional lift dan eskalator baru akan diputuskan setelah pembersihan tuntas dan uji kelayakan teknis menyatakan aman.
Sumber
- iNews / RCTI+, “Transjakarta Matikan Lift dan Eskalator di Seluruh Halte imbas Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau” — https://www.rctiplus.com/news/detail/terkini/5467655/transjakarta-matikan-lift-dan-eskalator-di-seluruh-halte-imbas-sebaran-abu-vulkanik-gunung-anak-krakatau (diakses 15 Oktober 2026)
- viv.co.id, “Lift dan Eskalator Halte Transjakarta Dimatikan Imbas Krakatau” — https://www.viv.co.id/read/204415/dampak-abu-anak-krakatau-fasilitas-lift-halte-transjakarta-dimatikan (diakses 15 Oktober 2026)



Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!